Apa itu Quiet Quit dalam bekerja

by - Oktober 15, 2023

 

Quiet Quit: Cara Menghadapi Tantangan Dunia Kerja dengan Bijak

Anda mungkin pernah mendengar istilah Quiet quit, yang menggambarkan sikap atau perilaku seseorang yang hanya melakukan pekerjaan sesuai dengan standar minimum dan tidak berusaha lebih keras atau lebih antusias daripada yang diperlukan. Istilah ini populer di kalangan pekerja muda yang ingin mencapai keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Quiet quit tidak berarti bahwa seseorang benar-benar berhenti dari pekerjaan, melainkan hanya melakukan apa yang diperlukan dan kemudian melanjutkan hidup.

Apa sebenarnya Quiet quit itu? Mengapa banyak pekerja yang menerapkan sikap ini? Apa saja manfaat dan dampaknya bagi karier dan kesejahteraan Anda? Bagaimana cara melakukannya dengan bijak? Simak ulasan lengkapnya di artikel ini.

Pengertian Quiet Quit

Quiet quit adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang terdiri dari dua kata sifat, yaitu Quiet dan quit. Quiet berarti sangat, cukup, atau sepenuhnya, sedangkan quit berarti berhenti, meninggalkan, atau menyerah. Quiet quit dapat diartikan sebagai berhenti secara cukup atau sepenuhnya.

Quiet quit mengacu pada sikap atau tindakan seseorang, utamanya karyawan suatu perusahaan, untuk melakukan persyaratan minimum dan tidak menghabiskan lebih banyak waktu, tenaga, atau antusiasme daripada yang benar-benar diperlukan. Istilah ini muncul karena banyak pekerja yang merasa bosan, tidak mendapatkan pengakuan dan kompensasi karena bekerja ekstra sejak pandemi. Ada tiga pendekatan yang mewakili sikap Quiet quit, yaitu checking-out, setting boundaries, dan finding meaning.

Checking-out berarti mengurangi keterlibatan emosional dengan pekerjaan dan hanya fokus pada hasil. Setting boundaries berarti menetapkan batas antara waktu dan ruang kerja dengan waktu dan ruang pribadi. Finding meaning berarti mencari makna dan tujuan dari pekerjaan yang dilakukan.

Penyebab Quiet Quit

Quiet quit bisa berasal dari berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari diri sendiri, seperti keinginan, minat, bakat, tujuan, nilai, atau harapan. Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari lingkungan sekitar, seperti atasan, rekan kerja, perusahaan, budaya kerja, kondisi ekonomi, atau situasi sosial.

Salah satu faktor eksternal yang paling berpengaruh terhadap Quiet quit adalah efek negatif pimpinan. Menurut sebuah artikel di entrepreneur.com, salah satu penyebab karyawan melakukan Quiet quit adalah karena mereka merasa tidak dihargai, tidak didukung, atau tidak dipercaya oleh atasan mereka. Hal ini dapat menurunkan motivasi dan loyalitas karyawan, serta membuat mereka merasa tidak ada alasan untuk bekerja lebih keras atau lebih antusias. Karyawan yang Quiet quit mungkin juga merasa bahwa atasan mereka tidak peduli dengan kesejahteraan mereka, terutama di masa pandemi yang menuntut banyak perubahan dan penyesuaian. Karyawan yang Quiet quit mungkin merasa bahwa atasan mereka tidak memberikan fleksibilitas, dukungan, atau penghargaan yang cukup atas kerja keras mereka.

Manfaat Quiet Quit

Quiet quit bukanlah sebuah sikap pasif atau apatis. Quiet quit juga bukanlah sebuah akhir dari karier Anda. Quiet quit adalah sebuah sikap rasional dan realistis yang dapat memberikan beberapa manfaat bagi Anda, yaitu:
  • Kualitas hidup meningkat. Dengan menerapkan Quiet quit, Anda dapat menikmati hidup Anda di luar pekerjaan dan menciptakan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Anda dapat memiliki waktu lebih banyak untuk diri sendiri, keluarga, teman, hobi, atau hal-hal yang Anda sukai.
  • Bekerja menjadi lebih efektif. Quiet quit mengharuskan Anda untuk bekerja sesuai dengan jam kerja dan job desk yang telah ditentukan, tanpa melakukan hal-hal yang tidak perlu atau berlebihan. Hal ini dapat membuat Anda lebih fokus, produktif, dan berkualitas dalam menyelesaikan pekerjaan Anda.
  • Mencegah burnout. Burnout adalah kondisi kelelahan fisik dan mental yang disebabkan oleh stres berlebihan akibat pekerjaan. Burnout dapat berdampak negatif pada kesehatan, kinerja, dan hubungan Anda. Dengan Quiet quit, Anda dapat menghindari stres dan tekanan yang berlebihan dari pekerjaan dan menjaga kesehatan mental Anda.

Cara Melakukan Quiet Quit dengan Bijak

Quiet quit bukanlah sebuah alasan untuk malas atau tidak bertanggung jawab. Quiet quit adalah sebuah cara untuk menghadapi tantangan di dunia kerja saat ini dengan bijak. Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan Quiet quit dengan bijak:
  • Tetap profesional. Quiet quit bukan berarti Anda tidak peduli dengan pekerjaan Anda. Anda tetap harus menjalankan tugas dan tanggung jawab Anda dengan profesional dan berkualitas. Anda tetap harus menghormati atasan, rekan kerja, klien, dan pihak-pihak yang terkait dengan pekerjaan Anda. Anda tetap harus mengikuti peraturan dan etika kerja yang berlaku di perusahaan Anda.
  • Tetap komunikatif. Quiet quit bukan berarti Anda mengisolasi diri dari lingkungan kerja Anda. Anda tetap harus berkomunikasi dengan baik dengan atasan, rekan kerja, klien, dan pihak-pihak yang terkait dengan pekerjaan Anda. Anda tetap harus memberikan informasi, laporan, saran, atau masukan yang relevan dan bermanfaat bagi pekerjaan Anda. Anda tetap harus terbuka untuk menerima umpan balik, kritik, atau saran yang dapat meningkatkan kinerja Anda.
  • Tetap berkembang. Quiet quit bukan berarti Anda tidak ingin belajar atau berkembang. Anda tetap harus mencari kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, atau kompetensi Anda yang berkaitan dengan pekerjaan Anda. Anda tetap harus mencari tantangan atau proyek baru yang dapat menambah pengalaman atau portofolio Anda. Anda tetap harus mencari makna atau tujuan dari pekerjaan yang Anda lakukan.
Quiet quit adalah sebuah istilah yang menggambarkan salah satu cara untuk menghadapi tantangan di dunia kerja saat ini. Quiet quit bukanlah sebuah sikap pasif atau apatis, melainkan sebuah sikap rasional dan realistis. Quiet quit bukanlah sebuah akhir dari karier Anda, melainkan sebuah awal dari kehidupan Anda.

You May Also Like

0 komentar